hidup di zaman edan*
gelap jiwa bingung fikiran
turut edan hati tak tahan
jika tidak diturut
batin merana dan penasaran
tertindas dan kelaparan
tapi janji ilahi sudah pasti
seuntung apa pun orang yang lupa daratan
lebih selamat orang yang menjaga kesadaran.
-raden ngabehi ronggowarsito (1802-1873)
----------------------
*edan 1. gila berahi, gila cinta, mabuk berahi 2. sinting, miring otak
Sunday, January 30, 2011
Tuesday, January 25, 2011
of patriotism
"...beware the leader who bangs the drum of war in order to whip the citizenry into a patriotic fervor, for patriotism is indeed a double-edged sword. it both emboldens the blood, just as it narrows the mind.
and when the drums of war have reached a fever pitch, the blood boils with hate and the mind has closed, the leader will have no need in seizing the rights of the citizenry.
rather the citizenry, infused with fear and blinded by patriotism, will offer up all of their rights unto the leader and gladly so. how do i know? for this is what i have done. and i am caesar..." - Julius Caesar.
and when the drums of war have reached a fever pitch, the blood boils with hate and the mind has closed, the leader will have no need in seizing the rights of the citizenry.
rather the citizenry, infused with fear and blinded by patriotism, will offer up all of their rights unto the leader and gladly so. how do i know? for this is what i have done. and i am caesar..." - Julius Caesar.
Sunday, January 09, 2011
Indah bulan merindu sunyi
Indah bulan merindu sunyi
Indah pantai berdiam sepi
Indah ombak tidak berhenti
Indah bayu bersilih-ganti
Indah pohon menyejuk hari
Indah ikan gemulai tari
Indah unggas riang berbunyi
Indah kali membasuh kaki
Indah bukit sasa berdiri
Indah langit tergantung mimpi
Indah padang lara terlerai
Indah tasik kembang teratai
Indah pagi melunas janji
Indah malam rindu terhurai
Indah manusia kerana bakti
Indah kawan bersedia rugi
Indah kasih bergalang diri
Indah setia mati berjanji
Indah kata terkilat peribadi
Indah bahasa pancaran budi
Indah duka puas menanti
Indah dosa kilau bertampi
Indah khianat onar terburai
Indah baiat tersimpai janji
Indah percaya terbuka jari
Indah pantai berdiam sepi
Indah ombak tidak berhenti
Indah bayu bersilih-ganti
Indah pohon menyejuk hari
Indah ikan gemulai tari
Indah unggas riang berbunyi
Indah kali membasuh kaki
Indah bukit sasa berdiri
Indah langit tergantung mimpi
Indah padang lara terlerai
Indah tasik kembang teratai
Indah pagi melunas janji
Indah malam rindu terhurai
Indah manusia kerana bakti
Indah kawan bersedia rugi
Indah kasih bergalang diri
Indah setia mati berjanji
Indah kata terkilat peribadi
Indah bahasa pancaran budi
Indah duka puas menanti
Indah dosa kilau bertampi
Indah khianat onar terburai
Indah baiat tersimpai janji
Indah percaya terbuka jari
Subscribe to:
Comments (Atom)